Perjalananku Di Negeri Gingseng 2019
Empat tahun lalu
tepatnya 20 Oktober 2019, saya menginjakan kaki saya di negeri gingseng, Korea.
Salah satu negara yang saya impi-impikan untuk saya kunjungi, karena keindahan
alamnya, kebudayaannya juga kuliner yang mereka miliki. Dari 3 negara yang
pernah saya kunjungi yaitu Singapore, Jepang dan Hongkong, Korea merupakan
perjalanan yang memberikan kesan yang tidak terlupakan. Saat saya disana, Korea
sedang dalam musim semi jadi tidak terlalu panas juga tidak terlalu dingin,
musim ini merupakan musim yang sangat pas untuk jalan-jalan atau berwisata
disini. Saya ke Korea bersama keluarga saya berlima, kami bergabung pada travel
yang private jadi hanya ada kami sekeluarga pada perjalanan ini. Tentunya kami di
dampingi satu tour guide yang mendampingi kami selama melakukan
perjalanan disini, namanya Daniel. Komunikasi kami dengan Daniel menggunakan
Bahasa Inggris.

Di Korea saya
melakukan perjalanan wisata selama 6 hari 5 malam. Sesampainya di Korea saya dan
keluarga saya langsung ke daerah dataran tinggi, di daerah pegunungan yang
udaranya jauh lebih dingin daripada di kota. Tempat pertama yang saya kunjungi
adalah Petite France, tempat ini dibangun dengan gaya prancis, berisikan
rumah-rumah kecil berwarna-warni. Tempat yang bagus untuk berfoto-foto. Setelah
dari sini kami ke tempat makan, kami makan ayam yang dimasak langsung di meja,
ada pelayan yang membantu kita untuk memasak ayam yang dicampur nasi dengan
bumbu khas Korea yaitu gochujang. Setelah makan kami lanjut ke Nami Island, untuk kesini kami harus menyebrang menggunakan kapal sekitar 10-15 menit. Yang
membuat Nami Island indah dan dikunjungi banyak orang ialah karena terdapat
banyak terjajar secara rapih banyak pohon maple disini, bagus untuk
berfoto-foto. Keindahan alamnya yang membuat wisatawan ingin mengunjungi Nami
Island ini. Setelah itu kami ke hotel untuk bermalam selama 1 malam disini,
karena keesokan paginya kami akan ke Gunung Seorak yang dimana masih satu
daerah.

Keesokan harinya
yaitu Senin, 21 Oktober 2019 kami melakukan sarapan dahulu di hotel lalu lanjut
pergi ke Gunung Soerak. Di Gunung Soerak untuk naik ke atas melihat pemandangan
kami menggunakan kereta gantung. Setelah dari sini kami lanjut ke Everland Theme
Park, disini bukan hanya ada wahana permainan tetapi juga terdapat kebun
binatang. Lalu kami turun ke kota untuk melanjutkan perjalanan kami di Korea,
kami memilih menginap di hotel daerah Myeongdong. Karena di daerah ini tidak
jauh dari pusat kota, memudahkan kami ketika ingin makan ataupun berbelanja.
Myeondong ini sangat terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan untuk mencari
makan dan berbelanja, banyak sekali ditemui street food. Juga
barang-barang seperti skincare sangat komplit dengan harganya yang murah di
Myeongdong ini terlebih Korea merupakan negara yang terkenal akan produk
kosmetik dan skincarenya.

Di hari-hari
berikutnya kami jalan-jalan di sekitaran kota, seperti ke perpustakaan terbesar
di Korea, yaitu Starfield Library. Ke kantor-kantor agensi K-Pop, meski saya
hanya bisa melihat dari luar saja namun banyak wisatawan ataupun masyarakat
asli Korea yang melakukan hal ini. Biasanya, orang-orang melakukan ini dengan
harapan dapat bertemu dengan artis yang disukainya. Saya juga mengunjungi
banyak toko-toko perintilan yang terkenal di Korea. Salah satunya, Line Friends
Store. Di tempat tersebut, terdapat banyak barang-barang gemas seperti, tempat
pensil, kaca, mouse pad, gantungan kunci, hingga makanan-akanan ringan
berbentuk karakter khas aplikasi Line. Selain itu, saya juga mengunjungi
tempat yang terkanal di kalangan Kpopers yaitu, K-star Road. Di tempat itu,
terdapat patung-patung beruang yang menggambarkan tiap grup-grup K-pop. Selain
everland theme park, saya juga mengunjungi taman bermain lain yaitu, Lotte
World Magic Island. Hampir mirip dengan Everland Theme Park namun, Lotte World
Magic Island berada di tengah kota dan di dalam mall. Selain menyediakan
wahana-wahana menyenangkan, lotte world juga menyediakan seragam sekolah khas
negara Korea untuk para pengunjung.
Selain mengunjungi
tempat-tempat hits, saya juga mengunjungi tempat bersejarah bagi warga Korea
yaitu, Istana Gyeongbokgung. Di istana ini, selain hanya melihat-lihat dan
berkeliling mempelajari sejarahnya, para pengunjung juga bisa mengambil banyak
foto sambil memakai pakaian khas Korea, yang dapat di sewa di dekat istana.
Biasanya, para pengunjung menyewa hanbok untuk berkeliling istana dan daerah
perumahan warga asli Korea, sambil mengambil foto dan menikmati suasana Korea
di jaman dahuslu. Kami juga menyewa fotografer untuk mengabadikan moment
keluarga selama di istana, sambil memakai pakaian khas Korea. Destinasi
terakhir yang saya kunjungi sebelum meninggalkan Korea adalah, Seoul tower.
Tempat dimana para pasangan, maupun keluarga dapat mengabadikan moment
dengan cara mengunci gembok di pagar-pagar yang sudah di siapkan, khusus untuk
gembok-gembok itu terikat jadi satu. Di tempat ini juga para pengunjung bisa
menikmati angin Korea sambil menyantap makanan khas korea yang di jual disana,
seperti tteokbokki. Tempat ini juga menjual banyak barang yang bisa dijadikan oleh-oleh
seperti, tempelan kulkas, cangkir, sampai hiasan meja. Sabtu, 26 Oktober 2019,
pagi-pagi sekali kami sudah bangun untuk siap-siap ke bandara dan pulang ke
Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar